Cara Ternak Murai Batu Agar Cepat Bertelur

cara ternak murai batu agar cepat bertelur

Cara Ternak Murai Batu Agar Cepat Bertelur – Salah satu hal penting untuk diperhatikan para peternak kicauan mania menginginkan produktivitas baik dari burung peliharaannya. Murai batu, spesies burung endemik Indonesia ini, banyak dicari karena suaranya yang merdu dan kicauannya memikat hati.

Namun, untuk mendapatkan murai batu yang produktif dalam bertelur, diperlukan penanganan tepat dan terukur. Berbagai faktor dapat mempengaruhi produktivitas murai batu dalam bertelur dan kita harus memperhatikan semuanya dengan cermat.

Perlu diketahui MURAI BATU PROSES MENJADI DEWASA membutuhkan waktu cukup lama dan menghabiskan pakan cukup banyak. Oleh karena itu apabila membeli ekor murai batu masih kecil maka sangat lama agar bertelur. Bahkan dalam segi perawatan ternak murai batu juga begitu sulit.

Perawatan dan pemeliharaan yng tepat akan sangat membantu menstimulasi murai batu agar cepat bertelur. Selain itu, dengan cara ternak benar juga dapat memastikan kesehatan murai batu sehingga dapat memaksimalkan produktivitasnya.

Cara Membuat Kandang Ternak Murai Batu Bertelur

murai batu cepat bertelur

Sebelum memulai beternak murai batu agar cepat bertelur, pemilik harus membuat kandang sesuai dengan ukuran murai batu dan kemampuan dimiliki. Berikut adalah beberapa hal perlu diperhatikan dalam persiapan kandang beternak murai batu.

1. Ukuran Kandang

Ukuran menjadi hal sangat penting dalam beternak murai batu. Apabila ukuran terlalu sempit akan membuat murai batu merasa tidak nyaman dan stres. Sebaliknya apabila ukuran terlalu besar juga bukan pilihan baik karena bisa mengganggu perkembangan pasangan murai batu serta menjadi tidak efektif dalam memanfaatkan lahan. Ukuran kandang yang ideal untuk pasangan murai batu adalah 120cm x 60cm x 60cm dengan pemisah di tengah serta ketinggian minimal 60cm.

2. Sirkulasi Udara

Sirkulasi udara dalam kandang sangat penting untuk menjaga kelembaban dan suhu kandang tetap stabil. Banyaknya ventilasi tersedia pada kandang dapat berpengaruh pada kualitas telur dihasilkan. Pasanglah kawat nyamuk untuk setiap lubang ventilasi untuk mencegah serangan serangga seperti nyamuk maupun lalat.

3. Pencahayaan dan Pengaturan Suhu

Pencahayaan baik akan mempengaruhi produksi telur, sehingga pasangkan lampu dengan daya cukup pada waktu-waktu tertentu. Artinya, durasi cahaya pas untuk kandang murai batu adalah 12 – 14 jam dalam sehari, hemat listrik dengan menggunakan lampu LED. Sementara itu, pengaturan suhu pada lingkungan ternak mempengaruhi kesiapan dalam memproduksi telur. Suhu ideal bagi murai batu adalah 26-30 derajat celcius.

4. Tempat Tidur dan Sarana Mandi

Pasangkan tempat tidur pada sisi yang mempunyai sirkulasi udara baik agar mendapatkan kenikmatan dalam proses bertelur. Sedangkan sarana mandi pada sarang murai memudahkan murai untuk menyehatkan diri serta membersihkan bulu-bulunya dari kotoran. Siapkan wadah berukuran kecil pada pojok untuk dijadikan tempat mandi.

5. Kualitas Makanan dan Minuman

Sangat penting memperhatikan asupan makanan murai batu karena sangat mempengaruhi produktivitas untuk cepat bertelur. Berikan murai batu makanan sehat dan bergizi, seperti jangkrik, belalang dan ulat hongkong serta tambahakan vitamin dan mineral. Memberikan makanan dan minuman cukup selama waktu bertelur dapat mempertahankan kesehatan dan meningkatkan produksi telur berkualitas.

Jangan lupa untuk membersihkan kandang secara berkala, dalam jangka waktu tertentu, untuk menjaga kebersihan dalam kandang agar selalu merasa nyaman dan tempat hidup mereka menjadi sehat dan bersih. Semoga informasi di atas dapat membantu anda dalam mempersiapkan sarang secara optimal, agar cara ternak murai batu agar cepat bertelur menjadi berhasil.

Cara Ternak Murai Batu Agar Cepat Bertelur

kandang ternak murai batu

Murai Batu adalah terkenal dengan kicauannya merdu. Selain itu, Murai Batu juga populer di kalangan pecinta burung untuk dijadikan peliharaan. Salah satu cara untuk memperoleh manfaat dari peliharaan Murai Batu adalah dengan melakukan pembiakan agar menghasilkan telur yang berkualitas dan produktif.

Berikut ini adalah beberapa cara untuk meningkatkan produktivitas dari Murai Batu agar cepat bertelur.

1. Pilihlah Murai Batu Betina Sehat

Pilihan terbaik untuk memulai pembiakan Murai Batu adalah dengan memilih betina yang sehat dan siap bertelur. Memilih betina sehat merupakan kunci keberhasilan bagi pembiakan burung Murai Batu. Pastikan untuk memilih betina cerah dan penuh semangat, menunjukkan tanda-tanda kesuburan baik.

2. Sediakan Sarang Nyaman

Sediakan sarang nyaman untuk Murai Batu berkembang biak. Sarang nyaman harus memenuhi beberapa syarat seperti ukuran pas, terbuat dari bahan yang aman, dan higienis. Pastikan sarang tetap kering dan bersih agar telur Murai Batu dan anak-anak burung yang akan menetas dapat tetap sehat.

3. Berikan Pakan Seimbang

Memilih pakan tepat juga sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dari Murai Batu. Pastikan murai batu mendapatkan pakan seimbang dengan kandungan protein cukup agar dapat menjaga kesehatan dan dapat membuat telur menjadi berkualitas. Selain memperhatikan kualitas pakan juga perlu memperhatikan jumlah pakan diberikan agar tidak terlalu banyak atau sedikit.

Kesimpulan

Sekian pembahasan dari cupangbetta.id mengenai Cara Ternak Murai batu Agar Cepat Bertelur. Nantikan informasi selanjutnya meliputi cara ternak jenis burung lainnya. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat untuk peternak murai batu yang ingin meningkatkan jumlah telur setiap bulannya.