10 Ciri Ekor Murai Batu Sudah Mentok: Settingan & Perawatan

ciri ekor murai batu sudah mentok

Ciri ekor murai batu sudah mentok atau sering disebut sebagai burung pamor dan populer dikalangan pecinta burung. Murai batu memiliki keunikan cukup unik dan menarik dengan suaranya merdu serta ekornya panjang dan indah. Oleh karena itu, tidak heran jika para pecinta burung seringkali memilih murai batu sebagai peliharaan paling diidamkan.

Saat ini, ciri ekor murai batu sudah mentok menjadi topik hangat di dalam dunia kicau mania. Ada banyak perdebatan yang terjadi mengenai apakah ekor murai batu tersebut sudah mencapai puncak atau belum. Hal tersebut dikarenakan, adanya anggapan bahwa ekor murai batu sudah mentok akan mengalami penurunan dan tidak akan mengeluarkan melodi indah lagi.

Seiring berjalannya waktu EKOR MURAI BATU TUMBUH FULL maka dari membutuhkan perawatan khusus. Selain itu bagi para penjual burung, ciri ekor murai batu sudah mentok biasanya dijadikan sebagai daya tarik utama ketika menjual burung-burung tersebut.

Tidak hanya itu, ciri ekor murai batu sudah mentok ini ternyata juga mempengaruhi nilai jual. Semakin panjang dan indah ekor murai batu, maka semakin tinggi juga nilai jualnya di pasaran. Karenanya, banyak orang berlomba-lomba untuk memelihara murai batu dan membesarkannya hingga ekornya cukup panjang dan indah.

Pengaruh Ekor Murai Batu Sudah Mentok

ekor panjang tumbuh murai 1

Ekor murai batu sudah mentok bisa menjadi tanda dari kesehatan buruk pada burung. Namun, sebelum memahami karakteristik ekor murai batu sudah mentok, penting untuk mengetahui apa itu ekor mentok.

Ekor mentok adalah kondisi di mana ekor hanya mampu tumbuh setengah atau kurang dari panjang normalnya. Hal ini biasanya terjadi pada burung masih muda dan masih dalam masa pertumbuhan atau burung telah dipelihara dalam kondisi tidak tepat.

Murai batu memiliki ekor mentok biasanya berharga lebih murah daripada murai batu dengan ekor normal atau seringkali diabaikan oleh para pecinta kicau mania. Namun, meskipun ekor mentok bisa menjadi tanda masalah kesehatan, hal ini bukan selalu terjadi. Berikut ini adalah pengaruh ekor murai batu sudah mentok.

1. Ukuran Ekor

Murai batu yang sudah mentok memiliki ukuran ekor tidak normal, umumnya hanya tumbuh setengah atau kurang dari panjang normalnya. Selain itu, ekor burung juga terlihat lemas serta cenderung bergoyang-goyang saat bergerak. Terkadang, murai batu sudah mentok memiliki ekor terlihat patah atau rusak.

2. Kondisi Kesehatan

Ekor mentok bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan pada tubuh. Burung yang tidak mendapatkan nutrisi cukup dari makanannya atau tinggal dalam kandang terlalu kecil dan tidak bersih dapat mengalami ekor mentok. Masalah kesehatan lain seperti stres, infeksi dan penyakit tertentu juga dapat menyebabkan ekor murai batu mentok.

3. Merawat Murai Batu Ekor Mentok

Jika memiliki murai batu yang memiliki ekor mentok perlu memberikan perawatan tepat untuk membantu burung pulih. Pertama-tama, pastikan burung mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanannya serta terhindar dari stres. Selain itu juga bisa memberikan suplemen atau vitamin untuk membantu burung pulih. Selain itu, pastikan kandang murai batu selalu bersih dan kering untuk membantu menghindari infeksi.

4. Harga Murai Batu Ekor Mentok

Murai batu dengan ekor mentok umumnya dihargai lebih murah daripada murai batu dengan ekor normal. Harga murai batu dengan ekor mentok bervariasi tergantung pada tingkat keparahan kondisi ekor. Murai batu dengan ekor mentok ringan biasanya dihargai sekitar 3-5 juta rupiah, sedangkan murai batu dengan ekor mentok lebih parah hanya dihargai sekitar 1-2 juta rupiah.

Meskipun ekor mentok bisa menjadi tanda masalah kesehatan, hal ini bukan selalu terjadi. Murai batu memiliki ekor mentok juga bisa menjadi murai batu sehat dan bahkan memiliki kemampuan berkicau luar biasa.

Ciri Ekor Murai Batu Sudah Mentok

perawatan murai batu ekor sudah mentok

Menjaga kondisi murai batu bukanlah hal mudah. Ada banyak faktor harus diperhatikan seperti makanan, lingkungan, kesehatan atau juga perawatan. Salah satu hal yang menjadi perhatian utama bagi para penggemar murai batu adalah kondisi ekor.

Sebab, jika ekor murai batu sudah mentok, maka performa burung akan menurun drastis. Selain itu, ekor murai batu mentok juga bisa menjadi pertanda adanya penyakit atau masalah kesehatan lainnya. Nah, untuk memudahkan para penggemar murai batu dalam mengenali burung yang memiliki ekor mentok, berikut adalah beberapa ciri-ciri yang bisa diperhatikan.

  • Ekor sangat pendek.
  • Ekor murai batu terlihat kaku atau tidak lentur seperti biasanya.
  • Bulu ekor mudah rontok atau rusak.
  • Murai batu menjadi malas atau lesu.

Cara Perawatan Ekor Murai Batu Mentok

pengaruh ekor sudah panjang murai batu

Murai Batu dengan suara khas ini, masih menjadi salah satu burung yang banyak dicari oleh para pecinta burung. Maka, tidak heran jika banyak yang bersedia membayar mahal untuk membeli murai batu berkualitas.

Namun, terkadang para pemilik murai batu mengalami masalah yaitu ciri ekor murai batu sudah mentok. Namun tidak perlu khawatir, berikut adalah solusi terbaik untuk merawat serta mengobati murai batu mengalami ekor mentok.

1. Menjaga Kondisi Lingkungan

Kondisi lingkungan sehat atau bersih sangat dibutuhkan oleh murai batu. Pastikan kandang tempat burung tinggal terjaga kebersihannya serta tidak terlalu lembab. Lingkungan bersih dapat mengurangi risiko timbulnya berbagai penyakit pada murai batu. Selain itu mudah untuk terluka bila lingkungan kandangnya kotor atau berantakan dapat menyebabkan terjadinya ekor mentok.

2. Menerapkan Pola Makan Tepat

Murai batu membutuhkan asupan nutrisi seimbang dalam jumlah yang cukup untuk menjaga kebugaran serta kesehatannya. Berikan makanan yang cukup seperti voer, buah-buahan atau sayuran segar.

3. Memberikan Perawatan Tepat

Murai batu memerlukan perawatan tepat atau rutin untuk mencegah dan mengatasi masalah ekor burung mentok. Pakan diberikan harus benar-benar segar serta cukup kualitas. Selain itu, lakukan binatang harian seperti mengganti air minum, menjaga kebersihan kandang dilakukan secara rutin.

Jika murai batu mengalami ekor mentok, sebaiknya segera bawa ke dokter hewan terdekat. Dokter hewan akan memberikan penanganan tepat untuk mengobati ekor mentok atau memberikan saran tentang perawatan harus dilakukan untuk mencegah hal tersebut terulang kembali.

Kesimpulan

Sekian pembahasan dari cupangbetta.id mengenai Ciri Ekor Murai Batu Sudah Mentok. Nantikan informasi selanjutnya meliputi pembahasan dari murai batu lainnya. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat untuk kalian yang memilihara murai batu sudah mentok.

Bagikan:

[addtoany]