Ikan Cupang Kuncup

IKAN CUPANG KUNCUP

Ikan Cupang Kuncup – Cupang adalah salah satu ikan hias, memiliki corak warna serta ekor indah. Keindahan ikan cupang sendiri akan lebih tertuju kepada bagian ekornya.

Karena, ekor merupakan salah satu bagian terpenting mengenai keindahan ikan cupang. Apalagi untuk jenis ikan cupang hias pastinya akan mengurangi nilai keindahannya.

Jadi, untuk kalian para penggemar ikan cupang, khususnya untuk penghobi cupang kontes. Alangkah lebih baiknya kalian bisa menjaga atau merawat keindahan ekor ikan cupang peliharaan.

Jika ikan cupang tidak mendapatkan perawatan baik dan benar, maka terjadi kerusakan pada bagian tubuh ikan cupang. Lebih parahnya lagi jika ikan cupang mengalami ekor kuncup.

Penyebab Ikan Cupang Kuncup

Penyebab Ikan Cupang Kuncup

Penyakit ekor kuncup adalah dimana bagian ekor menjadi kaku atau tidak mengembang dengan baik. Sehingga dapat mengurangi nilai keindahan dari ikan cupang itu sendiri.

Terdapat beberapa hal yang mempengaruhi terjadinya gejala penyakit ekor ikan cupang menjadi kuncup. Penyebab ekor ikan cupang menjadi kuncup diantaranya adalah :

1. Makanan yang dikonsumsi

Makanan yang Dikonsumi

Penyakit ekor kuncup pada ikan cupang sendiri juga dapat disebabkan karena makanan yang dikonsumsi. Seperti halnya pemberian cacing sutra dengan jumlah banyak serta digunakan sebagai menu pakan sehari-hari juga dapat menyebabkan terjadinya ekor kuncup pada ikan cupang.

2. Air tidak sehat

Kualitas Air Tidak Sehat Sebabkan Ikan Cupang Kuncup

Kemudian, penyebab ekor kuncup juga dapat terjadi karena kandungan pH air terlalu tinggi atau pun terlalu rendah. Jadi, pastikan terlebih dahulu air untuk ikan cupang peliharaan memiliki kandungan pH baik yaitu berkisar antara 6,2 dan 7.

Jika kalian tidak memiliki sumber air dengan kadar pH tidak stabil, kalian bisa menggunakan daun ketapang kering untuk menstabilkan jumlah pH air tersebut.

3. Musim Penghujan

Musim Penghujan

Penyebab ekor kuncup selanjutnya juga dapat diakibatkan oleh pengaruh cuaca, seperti halnya saat musim penghujan. Cuaca ekstrim sendiri dapat menyebabkan wadah menjadi terlalu dingin, hal ini tidak baik untuk kesehatan ikan cupang.

4. Penjemuran terlalu lama

Penjemuran Terlalu Lama

Penjemuran ikan cupang juga sebenarnya sangat diperlukan untuk membunuh jamur dan bakteri pada tubuh ikan dan juga dinding wadah ikan cupang. Penjemuran agar sehat hanya memerlukan berkisar antara 10 hingga 15 menit di pagi hari.

Mengapa penjemuran harus dibatasi? Karena, ikan cupang tidak dapat menerima paparan panas matahari dengan durasi cukup lama. Jika penjemuran dilakukan dalam waktu lama, maka akan mengakibatkan beberapa serangan penyakitm, salah satunya adalah ekor kuncup atau kriting.

5. Jamur dan bakteri

Jamur dan Bakteri

Penyebab ekor kuncup berikutnya adalah jamur dan bakteri. Dalam hal tersebut bisa saja dikarenakan pemilik tidak pernah membersihkan wadah ikan cupang selama beberapa hari.

Oleh karena itu, pemilik ikan cupang diharuskan untuk membersihkan wadah ikan cupang selama tiga hari sekali, bersamaan dengan penggantian air.

Setelah kalian mengetahui mengenai penyebab terjadinya masalah pada ekor ikan cupang, alangkah lebih baiknya kalian bisa simak mengenai cara mengatasinya. Karena, jika penyakit ekor kuncup dibiarkan dalam rentan waktu cukup lama, maka akan berakibat fatal seperti kematian dan lain sebagainya.

Obat Ikan Cupang Kuncup

Obat Ikan Cupang Kuncup

Kemudian, dalam hal mengatasi penyakit ekor kuncup sendiri, kalian bisa menggunakan beberapa obat-obatan. Baik obat alami atau pun yang sudah tersedia di toko pakan ikan hias disekitar kalian.

1. Obat Biru

Obat Biru

Methylene Blue atau sering disebut dengan obat biru merupakan zat disinfektan dapat digunakan untuk menyembuhkan bebagai jenis penyakit pada ikan.

2. Garam Ikan

Garam Ikan

Garam ikan merupakan garam murni atau NaCI berbentuk kristal kasae berwarna putih. Memiliki beragam manfaat yaitu untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit ikan disebabkan oleh bakteri dan jamur.

3. Daun Ketapang Kering

Daun Ketapang Kering

Selain memiliki fungsi untuk menstabilkan kadar pH, daun ketapang juga berfungsi sebagai anti bakteri dan jamur. Dapat disimpulkan bahwa daun ketapang sendiri dapat mencegah datangnya penyakit pada ikan cupang.

Beberapa obat-obatan diatas dapat kalian gunakan untuk menyembuhkan penyakit ekor kuncup pada ikan cupang. Namun, dalam hal menyembuhkan penyakit ini memerlukan ketelatenan dan kesabaran ekstra untuk mendapatkan hasil maksimal.

Cara Mengatasi Ikan Cupang Kuncup

Cara Mengatasi Ikan Cupang Kuncup

Apabila kalian sudah menemukan jenis obat sesuai, maka kalian bisa langsung melanjutkan untuk mengatasi penyakit pada ikan cupang peliharaan kalian. Untuk lebih jelasnya, kalian bisa simak dan ikuti langkah-langkah penyembuhannya berikut ini.

1. Masukan Ikan Cupang ke Wadah dan Air Baru

Ganti Air Ikan Cupang

Kalian bisa melakukan secara rutin melakukan penggantian air dan wadah baru. Penggantian air tersebut dapat dilakukan setiap 3 hingga 4 hari sekali.

2. Berikan Sedikit Garam Ikan ke Air

Beri Garam Ikan

Untuk menetralkan pH serta membasmi bakteri dan jamur, kalian bisa mnenambahkan sedikit garam ikan pada air pada wadah ikan cupang.

3. Tambahkan Beberapa Lembar Daun Ketapang

Berikan Daun Ketapang Untuk Ikan Cupang

Berikan pula beberapa lembar daun ketapang kering. Karena, daun ketapang kering dapat menetralkan kadar pH pada wadah tempat ikan cupang.

4. Jemur Ikan Cupang Tiap Pagi dan Secukupnya

Jemur Ikan Cupang Tiap Pagi Hari

Penjemuran dapat dilakukan pada sekitar jam 8 hingga jam 9 pagi. Untuk durasi penjemuran adalah sekitar 15 hingga 30 menit. Tujuan penjemuran ini adalah untuk membunuh bakteri dan jamur pada tubuh serta wadah ikan cupang.

5. Setelah Dijemur, Sandingkan dengan Lawan

Sandingkan Dengan Lawan Ikan Cupang

Setelah penjemuran ikan cupang, kalian bisa menyandingkan lawan untuk cupang andalan kalian sedang dalam masa penyembuhan penyakit kuncup. Supaya, ikan cupang lebih banyak bergerak dan akan membantu mempercepat proses penyembuhan.

6. Beri Pakan Sehari Sekali di Sore Hari

Beri Pakan Sehari Sekali di Sore Hari

Berikan pakan seperti kutu air, artemia, cacing sutra dan lain sebagainya pada sore hari. Dengan menggunakan takaran sesuai dan jangan berlebihan. Maksimal setengah pucuk sendok teh saja.

7. Rutin Mengganti Air Selama 3 Hari Sekali

Rutin Mengganti Air Ikan Cupang

Kalian juga diharuskan untuk melakukan penggantian selama 3 hari sekali. Dengan menggunakan air endapan selama kurang lebih 2 hari dalam bak penampungan. Pengendapan sendiri bertujuan agar dapat mengurangi kandungan klorin dalam air tersebut.

8. Isi Air Sebanyak 30 Persen dari Ukuran Wadah

Isi Air 30 Persen

Kalian bisa mengisikan air dengan jumlah sekitar 30 persen dari ukuran ke wadah ikan cupang. Hal tersebut berguna untuk memudahkan ikan cupang dalam mengambil udara di permukaan air.

Nah, di atas ini adalah sederet untuk mengatasi terjadinya ekor kuncup atau kriting pada ikan cupang. Kalian bisa melakukan secara rutin dan konsisten untuk mendapatkan hasil maksimal.

Cara Mencegah Ikan Cupang Kuncup

Cara Mencegah Ikan Cupang Kuncup

Jika kalian sudah mengetahui mengenai penyebab, obat-obatan, dan cara mengatasi penyakit ekor kuncup pada ikan cupang, alangkah lebih baiknya kalian juga mengetahui terkait dengan cara mencegah agar ikan cupang tetap sehat. Pencegahan terjadinya ekor kuncup diantaranya adalah :

1. Lakukan Penggantian Air Secara Rutin

Lakukan Penggantian Air Secara Rutin

Dalam langkah pencegahan penyakit ekor kuncup, kalian bisa melakukan penggantian air secara rutin. Karena hal ini merupakan pengaruh penting dalam menjaga kesehatan ikan cupang.

2. Pastikan Air Terbebas dari Klorin

Pastikan Air Terbebas dari Klorin

Pastikan pula air untuk ikan cupang terbebas dari zat klorin. Yaitu dengan cara mengendapkan air tersebut selama kurang lebih 2 hari dalam bak penampungan.

3. Tambahkan Vitamin Sebagai Antibody

Tambahkan Vitamin Sebagai Antibody

Jika diperlukan, kalian juga bisa menambahkan vitamin untuk ikan cupang. Vitamin tersebut berguna sebagai antibody dalam mencegah ikan cupang dari serangan berbagai jenis penyakit.

4. Tambahkan Garam Ikan Secukupnya

Tambahkan Sedikit Garam Ikan

Tambahkan pula sedikit garam ikan untuk membasmi jamur dan bakteri di dinding wadah ikan cupang.

5. Tambahkan Selembar Daun Ketapang Kering

Tambahkan Selembar Daun Ketapang

Berikan pula daun ketapang yang sudah dikeringkan. Memiliki manfaat khusus yaitu untuk menetralkan atau menstabilkan kadar pH air.

6. Beri Pakan Sesuai Porsi

Berikan Pakan Ikan Cupang Sesuai Porsi

Berikan pakan secara rutin dengan porsi yang sesuai. Kalian bisa memberikan pakan berupa artemia, cacing sutra, kutu air dan lain sebagainya. Minimal pemberian pakannya yaitu setengah sendok teh saja.

7. Jemur Setiap Pagi Hari

Jemur Ikan Cupang Secara Rutin

Penjemuran dilakukan secara rutin setiap pagi juga merupakan salah satu bagian terpenting untuk mencegah serangan penyakit, seperti ekor kuncup dan lain sebagainya. Penjemuran ikan cupang lebih baik dilakukan pada sekitar jam 8 hingga 9 pagi. Lakukan penjemuran dengan durasi 15 hingga 30 menit saja.

8. Pantau Kesehatan Setiap Hari

Pantau Kesehatan Ikan Cupang

Dalam mencegah serangan penyakit, kalian juga harus rutin dalam memantau kesehatan ikan cupang setiap harinya. Sehingga, apabila ikan cupang mengalami perubahan karakter, kalian bisa langsung menanganinya.

9. Amati Perkembangan Ikan Cupang

Amati Perkembangan Ikan Cupang

Cara mencegah ekor kuncup yang terakhir adalah dengan mengamati tumbuh kembang ikan cupang. Pastikan kalian memberikan perawatan yang baik dan benar. Sehingga, dapat menjauhkan resiko ikan cupang terkena serangan penyakit.

Itulah beberapa tahapan dalam melakukan pencegahan agar tidak terkena penyakit ekor kuncup atau kriting pada ikan cupang. Lakukan secara rutin langkah-langkah diatas hingga ikan cupang dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Akhir Kata

Demikian informasi yang dapat cupangbetta.id sajikan terkait dengan ikan cupang kuncup. Mulai dari penyebab, obat-obatan yang diperlukan, cara mengatasi, lengkap beserta cara mencegah. Terimaksih dan semoga bermanfaat.

Malik

Seorang Penghobi dan Peternak Cupang Yang Ingin Membagikan Pengalaman Budidaya Cupang Kepada Para Pengunjung Website Ini.

Tinggalkan komentar