Cara Mengganti Air Ikan Cupang

Cara Mengganti Air Ikan Cupang

Cara Mengganti Air Ikan Cupang – Memelihara ikan cupang menjadi salah satu kegiatan paling banyak dilakukan belakangan ini. Namun, tidak sedikit peminatnya tidak memperhatikan mengenai metode perawatannya.

Perawatan cukup mudah, bahkan pemula sekalipun. Jika metode perawatan dilakukan dengan konsisten, maka hasilnya juga akan didapatkan menjadi lebih maksimal.

Bukan hanya sebatas memberikan pakan setiap harinya. Namun, mengganti air bersih setiap beberapa kali sehari juga mempengaruhi dari kualitas ikan cupang.

Banyak penghobi ikan cupang belum mengetahui bagaimana cara mengganti air. Nah, jika belum mengetahui cara mengganti air, silahkan langsung saja simak pada ulasan berikut ini.

Berapa Lama Mengganti Air Baru Untuk Ikan Cupang

Berapa Lama

Salah satu hal terpenting dalam merawat ikan cupang adalah dengan cara mengganti air secara teratur. Waktu mengganti air lebih baik dilakukan selama 2 kali seminggu.

Jika kondisi air dalam wadah kotor, maka akan membuat ikan cupang lebih mudah terserang penyakit. Bahkan, jika cara mengganti air terlambat dilakukan, maka dapat membahayakan ikan cupang.

Tahapan Penggantian Air Ikan Cupang

Tahapan Penggantian Air Ikan Cupang

Agar meminimalisir terjadinya hal tersebut, maka silahkan bisa ikuti setiap tahapan mengganti air seperti berikut ini.

1. Menyiapkan Air Baru

Menyiapkan Air Baru

Langkah pertama mengganti air ikan cupang adalah dengan menyiapkan air baru terlebih dahulu. Air berkualitas memiliki kadar pH air sekitar 6,2 hingga 7.

Namun, jika belum memiliki pengukur kadar pH, maka bisa menggunakan daun ketapang kering sebagai alat alami penstabil kondisi air atau bisa juga mengganti menggunakan garam ikan.

2. Sesuaikan Suhu Air

Sesuaikan suhu Air

Memindahkan ikan cupang juga memerlukan metode tersendiri yaitu menyesuaikan kondisi suhu air terlebih dahulu sebelum mengganti air. Karena, bisa saja membahayakan ikan cupang.

Dengan menyatukan air baru dengan wadah dan air sebelumnya merupakan cara mengganti terbaik. Biarkan wadah ikan berada dalam air baru, sehingga suhu diantara kedua air tersebut bisa menjadi sama.

Biarkan air bersentuhan selama 5 menit saja, hingga suhu air memiliki kesamaan. Tujuannya yaitu menghindarkan stress dari ikan cupang itu sendiri.

3. Pindahkan Ikan Cupang ke Wadah

Pindahkan Ikan Cupang ke Wadah

Setelah menyiapkan dan menyesuaikan suhu, silahkan pindahkan ikan cupang ke wadah berisi air baru. Pemindahan bisa dilakukan menggunakan jaring ikan atau menggunakan tangan.

Pindahkan dengan hati-hati, agar sirip ikan cupang terhindar dari kerusakan. Alangkah lebih baiknya pemindahan dilakukan dengan telapak tangan, sebab memiliki tekstur halus.

4. Bersihkan Akuarium

Bersihkan Akuarium

Buang air lama dari wadah ikan cupang dan bersihkan dinding serta dasaran dengan menggunakan spons atau kain halus. Pastikan membersihkan bagian dasar hingga bersih dari kotoran atau sisa makanan.

Karena, pembusukan makanan atau kotoran dapat membahayakan ikan cupang. Jangan gunakan sabun saat membersihkan wadah, karena dapat melaukainya.

5. Mengisi Air Baru ke Akuarium Cupang

Mengisi Akuarium Ikan Cupang

Cara mengganti air selajutnya adalah dengan mengisikan ke wadah ikan cupang. Berikan air secukupnya saja hingga senyaman mungkin, yaitu berjumlah 30 persen dari ukuran wadah.

5. Pindahkan Ikan Cupang Kembali ke Dalam Akuarium

Pindahkan Ikan Cupang Ke Akuarium

Setelah mengisikan air, masukan ikan cupang kembali ke wadah baru dengan air baru. Bisa menggunakan jaring ikan atau tangan, asalkan harus berhati-hati agar menghindarkan daru rusaknya bagian ekor.

6. Tuangkan Sisa Air Ke Akuarium Cupang

Tuangkan Sisa Air ke Akuarium Ikan Cupang

Jika terdapat sisa pada wadah sementara, masukan saja bersama air baru agar ikan bisa menyesuaikan suhu sekitarnya. Tuangkan dengan hati-hati agar tidak membuat ikan stress.

7. Ganti Air Sekitar Tiga Hari Sekali

Ganti Air Sekitar Tiga Hari Sekali

Penggantian air ikan cupang dapat dilakukan sekitar 2 kali dalam seminggu. Karena, jika pada air sudah terlalu kotor lebih baiknya penggantian harus dilakukan. Tanpa harus mengganti air secara manual, gunakan alat sifon juga bisa menjadi alternatifnya.

Itulah beberapa tahapan cara mengganti air ikan cupang, ikuti langkah-langkahnya agar menghindarkan ikan mengalami stress. Jika ikan stress, maka pertumbuhannya bisa saja terganggu.

Bagaimana Jika Tidak Ganti Air Ikan Cupang ?

Bagaimana Jika Air Tidak Diganti

Jika penggantian air tidak dilakukan, maka terdapat beberapa ancaman tersendiri bagi ikan cupang. Ketika akuarium tidak dibersihkan dan tidak diganti air, beberapa masalah akan muncul diantaranya adalah :

Ditumbuhi Banyak Jamur dan Bakteri

Ditumbuhi Jamur dan Bakteri

Dinding dan dasar akuarium banyak ditumbuhi jamur serta bakteri jahat. Apalagi jika bakteri tersebut dihasilkan dari sisa makanan ikan cupang, pastinya akan berbahaya bagi ikan cupang itu sendiri.

Pertumbuhan Ikan Cupang Melambat

Pertumbuhan Ikan Cupang Melambat

Jika ikan cupang menempati akuarium kotor atau belum pernah diganti air juga akan mempengaruhi pertumbuhannya. Sebab, ikan cupang berada di dalam akuarium kotor akan mudah sekali terkena stress dan serangan penyakit.

Ikan Mudah Terserang Penyakit

Ikan Mudah Terserang Penyakit

Seperti sudah saya singgung di atas, ikan cupang akan mudah terserang penyakit, jika tidak memiliki lingkungan sehat. Sehingga, pertumbuhan ikan cupang menjadi melambat.

Jenis Air yang Baik Untuk Ikan Cupang

Jenis Air Berkualitas Untuk Ikan Cupang

Tahukah mengenai jenis-jenis air baik digunakan untuk memelihara ikan cupang? Ikan cupang sendiri berasal dari habitat aslinya yaitu sepert rawa-rawa, sawah, dan lain sebagainya.

Jadi, jenis air berkualitas adalah menggunakan air tawar. Memiliki kadar pH air sekitar 6,2 hingga 7, gunakan air tersebut agar ikan cupang bisa hidup sehat.

Kualitas air sendiri juga mempengaruhi pertumbuhan ikan cupang. Sebab, kunci utama memelihara ikan cupang adalah mengenai kualitas air sebagai pendukung agar bisa memiliki corak warna menarik.

Seperti halnya air sumur dengan kandungan mineral dan oksigen tinggi, itu sangat baik bagi ikan cupang. Namun, jika hanya ada air PAM, maka perlu diendapkan selama kurang lebih dua hari.

Tujuan pengendapan tersebut yaitu supaya menyetabilkan kadar klorin. Kemudian, pemberian daun ketapang kering juga dianjurkan.

Daun ketapang kering sendiri memiliki zat atau kandungan berguna sebagai alat penstabil kadar pH atau Klorin berlebihan. Selain itu, dengan memberikan daun ketapang kering juga dapat menyembuhkan luka pada ikan cupang.

Itulah jenis air bagus bagi ikan cupang. Pemilihan jenis air berkualitas akan meningkatkan kualitas ikan cupang itu sendiri.

Akhir Kata

Demikian informasi yang dapat cupangbetta.id sampaikan mengenai cara mengganti air ikan cupang. Tidak mengganggu kenyamanannya serta menghindarkan sirip atau ekornya mengalami kerusakan. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Malik

Seorang Penghobi dan Peternak Cupang Yang Ingin Membagikan Pengalaman Budidaya Cupang Kepada Para Pengunjung Website Ini.

Tinggalkan komentar