10 Burung yang Tidak Boleh Dekat dengan Murai Batu

Burung yang Tidak Boleh Dekat dengan Murai Batu

Burung yang Tidak Boleh Dekat dengan Murai Batu – Memang menjadi salah satu jenis burung yang cukup populer dan digemari. Namun, tahukah kamu bahwa ada jenis burung lain yang sebaiknya tidak dekat dengan Murai Batu? Burung itu adalah burung Ciblek.

Meski ukurannya lebih kecil ketimbang Murai Batu, namun burung ini memiliki ciri khas yang berbeda dari burung lainnya, sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi para penggemar burung. Namun, agar burungmu tetap sehat dan terjaga kebersihannya, sebaiknya jangan pernah membiarkan burung Ciblek dan Murai berkeliaran bersama di dalam kandang yang sama.

Menurut para ahli burung, burung Ciblek sangat mudah terserang penyakit, khususnya penyakit yang disebabkan oleh parasit seperti kutu, tungau, atau bahkan jamur. Oleh karena itu, jika burung Ciblek dan Murai bersama di dalam kandang yang sama, akan sangat berbahaya bagi Burung Murai.

Hal ini bisa mengakibatkan tingkah laku murai menjadi trotol serta membutuhkan cara mengatasinya agar normal kembali. Selain itu, jika kandang terlalu ramai dengan burung, bisa menjadi tempat yang ideal bagi parasit untuk berkembang biak. Hal ini tentu bisa membuat Burung Murai sangat rentan terkena penyakit, bahkan berakhir dengan kematian.

Burung yang Tidak Boleh Dekat dengan Murai Batu

jenis burung tidak boleh dekat murai

Murai batu adalah burung pemangsa yang dikenal karena suara merdu dan keindahan bulu-bulunya. Karena kepopulerannya, para penghobi burung sering kali mencoba untuk memelihara murai dan burung lainnya dalam satu tempat.

Namun, ada beberapa burung yang sebaiknya tidak ditempatkan dalam kandang yang sama dengan murai. Kenali karakteristik burung-burung tersebut agar dapat menyusun kandang yang aman dan nyaman bagi semua burung yang dipelihara. Berikut adalah beberapa jenis burung yang tidak cocok untuk ditempatkan dalam satu kandang dengan murai batu.

1. Burung Kenari

Kenari merupakan salah satu burung yang tidak cocok ditempatkan dalam satu kandang dengan murai batu karena biasanya kenari memiliki sifat yang cukup agresif. Kenari cenderung akan menyerang murai batu jika ditempatkan dalam satu kandang yang sama.

Selain itu, kenari juga memiliki kebutuhan lingkungan yang berbeda dengan murai batu. Mereka lebih senang hidup dalam kandang yang dikelilingi dengan banyak daun dan cabang pohon. Jadi jika Anda memutuskan untuk memelihara kenari, pastikan tempatkan mereka dalam kandang sendiri yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

2. Burung Cendet

Cendet juga tidak cocok ditempatkan dalam satu kandang dengan murai batu. Biasanya cendet lebih aktif pada malam hari, sedangkan murai batu lebih aktif pada siang hari. Ini dapat mengakibatkan gangguan dan ketidaknyamanan dalam kandang. Selain itu, cendet merupakan jenis yang sangat agresif dan memiliki kebutuhan lingkungan yang berbeda dengan murai batu, seperti cabang atau ranting sebagai tempat berjemur.

3. Burung Kacau Kuning

Kacau kuning juga tidak cocok ditempatkan dalam satu kandang dengan murai batu karena memiliki sifat yang pemalu dan cenderung akan menjadi stres jika ditempatkan dalam satu kandang. Kacau kuning juga lebih baik hidup dalam kandang yang luas dan banyak tanaman.

4. Burung Kacer

Kacer merupakan burung yang cukup populer di Indonesia. Kacer memiliki kebutuhan lingkungan yang berbeda dengan murai batu dan lebih cocok hidup dalam kandang yang dikelilingi oleh banyak tanaman. Selain itu, kacer juga seringkali terkena penyakit yang berbeda dengan murai batu. Jika ditempatkan dalam satu kandang yang sama, kacer dapat menularkan penyakitnya ke murai batu.

Cara Melindungi Burung Peliharaan dari Serangan Murai Batu

murai menjadi galak dengan burung lain

Seperti yang kita tahu, Murai Batu adalah burung kicau yang terkenal dengan suaranya yang merdu, sehingga disukai sebagai burung peliharaan. Namun, Murai juga dikenal sebagai predator yang mematikan bagi burung lain. Oleh karena itu, bagi pemilik burung peliharaan, perlu mengetahui cara melindungi burung peliharaan dari serangan Murai.

1. Menjaga Jarak

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menjaga jarak antara burung peliharaan dengan Murai Batu. Kita dapat memilih tempat yang tepat untuk menempatkan burung peliharaan, seperti di dalam kandang atau kandang besi bersekat yang terpisah dari burung Murai Batu. Hal ini akan meminimalkan risiko serangan Murai terhadap burung peliharaan.

2. Menjaga Kebersihan

Kebersihan kandang peliharaan juga menjadi faktor penting dalam melindungi peliharaan dari serangan Murai Batu. Pastikan kandang selalu bersih, terutama dari kotoran dan sisa-sisa makanan yang dapat menarik perhatian Murai Batu. Kotoran dan sisa makanan yang menumpuk dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan membuat kandang menjadi tidak sehat bagi burung peliharaan.

3. Pakai Alat Pelindung

Untuk melindungi peliharaan dari serangan Murai Batu, pemilik dapat menggunakan alat pelindung seperti jaring. Jaring dapat dipasang di atas kandang burung peliharaan atau di area terbuka tempat burung peliharaan berada. Dengan begitu, burung peliharaan akan terlindungi dari serangan Murai yang terbang bebas.

Namun, pemilihan jaring yang baik juga sangat penting. Pilihlah jaring yang cukup kuat dan tahan lama agar tidak mudah rusak dan merusak tampilan kandang burung peliharaan. Selain itu, pastikan juga jaring yang digunakan tidak merusak kulit burung peliharaan bila burung tersebut hinggap atau terbang ke jaring.

Kesimpulan

Dalam ulasan ini, telah dibahas mengenai burung yang tidak boleh dekat dengan murai batu, yaitu burung pipit dan ciung. Kedua jenis tersebut memiliki perbedaan frekuensi suara yang cukup signifikan dengan murai batu, sehingga memungkinkan untuk saling bersaing di alam liar.

Sekian pembahasan dari cupangbetta.id mengenai Burung yang Tidak Boleh Dekat dengan Murai Batu. Nantikan informasi selanjutnya meliputi pembahasan dari burung murai lainnya. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat untuk kalian yang ingin merawat murai batu.