Anas Seorang Penghobi dan Peternak Cupang Yang Ingin Membagikan Pengalaman Budidaya Cupang Kepada Para Pengunjung Website Ini.

Rumus Warna Ikan Cupang

Rumus Warna Ikan Cupang

Rumus Warna Ikan Cupang – Cupang merupakan salah satu jenis ikan hias. Memiliki keindahan dari perpaduan corak warna di sekujur tubuhnya hingga ekor dengan beragam ukuran dan benuk.

Berbagai jenis mutasi warna sudah mulai bermunculan dalam dunia ikan cupang. Jenis mutasi sendiri dihasilkan dari campur tangan peternak dengan menyilangkan antar genetik ikan cupang.

Hasil mutasi warna ikan cupang menjadi salah salah satu daya tarik tersendiri bagi peminatnya. Terutama bagi para kolektor ikan cupang yang menginginkan jenis dengan warna langka.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai warna ikan cupang, agar dapat dimutasikan, yaitu melalui cara dikawinkan silang. Lalu, kalian juga perlu mengetahui terlebih dahulu mengenai warna dasarnya.

Warna Dasar atau Genetik Ikan Cupang

Warna Dasar Ikan Cupang

Menurut seseorang bernama Chris Yew, ikan cupang memiliki lebih dari 26.000 kombinasi gen berbeda agar menghasilkan warna tubuhnya. Berbagai variasi warna ikan cupang sendiri tergantung pada pigmentasi yang terdapat pada beberapa jenis sel yang berbeda di dalam tubuhnya.

Secara umum, terdapat empat jenis sel warna pada tubuh ikan cupang, diantaranya yaitu lapisan iridescent atau lapisan paling atas, lapisan hitam, lapisan merah, hingga lapisan kuning atau lapisan paling bawah.

Setiap lapisan warna tersebut memiliki kode genetik yang dapat digunakan untuk menentukan warna ikan cupang. Penambahan atau pengurangan gen pada pigmen juga tergantung pada lapisannya.

Gen tersebut memiliki peran penting dalam mengontrol pembagian warna di tubuh ikan cupang. Oleh karena itu, warna ikan cupang hias hanya dapat ditentukan oleh pigmen warna yang berada di dalam sel disetiap lapisan kulitnya.

Rumus dan Teknik Mencetak Warna Ikan Cupang

Rumus Kawin Silang Ikan Cupang

Setelah kalian mengetahuii tentang warna dasar ikan cupang, terlintas pemikiran untuk mengawinkan silang atau tidak? Perkawinan silang diantara kedua jenis genetik bisa saja menciptakan pigmentasi warna menarik pada tubuh ikan cupang.

Kemudian, dalam mengawinkan silang ikan cupang sendiri memiliki rumus dan juga teknik ini sering digunakan para bredder atau peternak. Supaya lebih jelas dan memahami betul, kalian bisa langsung simak pembahasan selengkapnya pada ulasan berikut ini.

1. Inbreed atau Inbreeding

Rumus Ikan Cupang 1

Rumus perkawinan silang yang pertama yaitu antara dua individu ikan cupang dengan memiliki hubungan darah seperti ibu dikawinkan silang dengan anak , ayah dikawinkan silang dengan anak, atau anak dikawinkan silang dengan anak.

Metode atau rumus dalam perkawinnan tersebut memiliki tujuan untuk meciptakan bibit baru dan bibit sebelumnya yang memiliki kualitas lebih unggul. Sehingga, bibit baru akan lebih sempurna dari hasil sebelumnya.

Keuntungan Rumus Inbreed :

  • Memperkuat genetika warna.
  • Mendapatkan keturunan dengan warna lebih bagus.

Selain medapatkan hasil lebih maksimal, kalian juga diharuskan agar memilih keturunan sesuai dengan keinginan. Dikhususkan pada ikan cupang aduan sebaiknya lebih mengutamakan faktor genotip.

Genotip merupakan sifat turuan dari indukan ke anaknya, diantaranya yaitu seperti karakter, emosi, cara bertarung dan lain sebagainya. Nah, hasil perkawinan silang terbaik yaitu adalah F4, seperti pada rumus di atas.

2. Linebreed

Linebredding

Kemudian, rumus dan teknik kawin silang selanjutnya adalah line bredding. Persilangan individu ikan cupang seperti nenek atau kakek dengan cucu, paman, bibi disilangkan dengan keponakan.

Pada intinya perkawinan silang tersebut memiliki hubungan darah atau genetika satu keturunan. Tujuan penggunaan metode ini adalah untuk mengembalikan sifat keturunan genetik dari tertua.

Perkawinan silang tersebut juga dipercaya dapat memperkuat genetik, setelah proses inbreed dilakukan. Untuk lebih jelasnya, kalian bisa simak rumus perkawinan silang di atas.

3. Crossbreed

Crossbreed

Adapun rumus perkawinan silang crossbreed yaitu menyertakan kedua jenis ikan cupang berbeda gen, atau tidak memiliki hubungan darah sama sekali. Crossbreed sendiri juga termasuk salah satu rumus perkawinan silang yang paling umum dilakukan oleh para peternak.

Tujuan melakukan perkawinan silang menggunakan rumus tersebut yaitu agar bisa menciptakan warna baru, bentuk serta karakter berbeda dari sebelumnya. Agar kalian mebih mudah memahaminya, silahkan simak gambar diatas.

Cara Menyilangkan Warna Ikan Cupang

Cara Menyilangkan Warna Ikan Cupang

Diatas adalah beragam rumus dan metode dalam melakukan perkawinan silang. Agar mendapatkan hasil maksimal, kalian perlu menggunakan cara pemijahan ikan cupang yang tepat.

Nah, agar kalian dapat memahami cara menyilangkan warna ikan cupang, maka kalian harus menggunakan metode crossbreeding. Yaitu dengan mengawinkan kedua jenis ikan cupang berbeda genetika.

1. Pilih Indukan Berkualitas

Pilih Indukan Ikan Cupang Berkualitas

Sebelum melakukan ternak ikan cupang, kalian perlu memilih calon indukan berkualitas serta tidak cacat fisik. Kemudian, kalian juga perlu memperhatikan jenis ikan agar mendapatkan hasil berkualitas dan memiliki warna menarik.

Pemilihan calon indukan ikan cupang juga harus melihat berapa usianya. Untuk calon indukan ikan betina siap kawin biasanya berusia mulai dari 3 hingga 6 bulan, sedangkan ikan pejantan yaitu sekitar 4 hingga 8 bulan.

Dengan usia matang, maka calon indukan betina bisa mengeluarkan telur lebih banyak. Serta telur dapat lebih kuat bertahan hidup setelah menjadi burayak.

2. Siapkan Wadah yang Sesuai

Siapkan Wadah yang Sesuai

Setelah itu, kalian bisa mempersiapkan peralatan ternak ikan cupang seperti wadah atau akuarium. Wadah pemijahan ikan cupang, idealnya memiliki ukuran rumus diameter sekitar 20 x 20 x 25 cm, serta menyiapkan gelas plastik untuk tempat indukan cupang betina.

Hal tersebut berguna agar ikan dapat bergerak bebas dalam wadah pemijahan. Serta berguna untuk menghindarkan dari terjadinya kerusakaan pada warna atau ekornya.

3. Perhatikan Kualitas Air

Perhatikan Kualitas Air

Penggunaan air untuk pemijahan ikan tentunya harus memiliki kadar pH sekitar 6,2 hingga 7. Karena, air dengan kadar pH tinggi biasanya memiliki zat klorin berbahaya bagi cupang.

Cara menstabilkan kadar pH air, kalian bisa gunakan daun ketapang kering dan dimasukan ke dalam wadah pemijahan. Daun ketapang kering memiliki kegunaan lain yaitu sebagai obat luka pada tubuh cupang.

Penggunaan air kalian bisa menuangkan pada wadah pemijahan dengan jumlah 30 persen dari kapasitas wadah. Hal tersebut berguna untuk memudahkan calon indukan untuk memperoleh oksigen di permukaan air.

4. Tentukan Waktu Pemijahan

Tentukan Waktu Pemijahan

Proses pemijahan ikan cupang membutuhkan waktu selama satu hari, ikan pejantan akan membuat gelembung. Jika sudah siap, maka masukan indukan cupang betina ke wadah pemijahan.

Waktu paling tepat untuk pemijahan sendiri yaitu sekitar jam 7 hingga 10 pagi, atau pukul 4 hingga 6 sore. Agar pemijahan ikan cupang berjalan dengan lancar, maka tempatkan wadah ditempat yang tenang.

5. Pemberian Pakan Berkualitas

Pemberian Pakan Berkualitas

Perhatikan pula mengenai pemberian pakan ikan cupang saat pemijahan. Karena, saat proses pemijahan berlangsung, indukan ikan memerlukan sumber tenaga. Kalian bisa memberikan kutu air atau artemia, memiliki kandungan gizi untuk melengkapi kebutuhan nutrisi indukan ikan cupang semasa bredding.

Itulah beberapa tahapan yang dapat kalian ikuti untuk melakukan perkawinan silang antara indukan cupang dengan gen berbeda. Warna menarik bisa saja dihasilkan apabila menggunakan rumus crossbreeding.

Akhir Kata

Demikian informasi yang dapat cupangbetta.id berikan mengenai rumus warna ikan cupang. Lengap beserta pejelasan warna dasar, teknik perkawinan, hingga cara menyilangkan jenis ikan berbeda genetik. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Anas Seorang Penghobi dan Peternak Cupang Yang Ingin Membagikan Pengalaman Budidaya Cupang Kepada Para Pengunjung Website Ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *