Cara Kutu Air Bertahan Lama

cara kutu air bertahan lama

Cara Kutu Air Bertahan Lama – Pasti kamu semua sudah tidak asing lagi dengan nama ikan cupang. Ya cupang adalah ikan hias yang saat ini sedang populer di Indonesia. Kombinasi warna pada tubuh dan ekornya membuat banyak orang tertarik untuk memeliharanya.

Ada banyak sekali jenis sudah tersebar di Indonesia dengan corak warna berbeda-beda. Karena keindahan warna pada tubuhnya membuat harga jualnya menjadi cukup mahal hingga jutaan rupiah untuk jenis tertentu. Kamu bisa mempelajari jenis dan harganya pada artikel JENIS IKAN CUPANG DAN HARGANYA.

Untuk memeliharanya juga sebenarnya terbilang mudah, cukup memperhatikan kebersihan pada kebutuhan yang diperlukan saja serta memberi makan secara teratur. Ada banyak sekali makanan dapat kamu berikan, salah satunya yaitu kutu air atau kutir.

Kutu air merupakan salah satu pakan yang sering digunakan para penghobi. Namun sayangnya sebagian besar orang mengeluh karena kutu air ini tidak dapat bertahan lama. Nah untuk kamu yang mengalami hal seperti itu dan tidak mengetahui cara menanganinya, maka disini kami akan membantu dengan memberikan cara cara agar kutu air dapat bertahan lama.

Cara Kutu Air Bertahan Lama

Memang kutu air ini hanya memiliki umur hidup tidak lama, yaitu sekitar 14 hari saja maka kutu air akan mati. Tetapi umumnya orang membeli kutu air hanya dapat bertahan selama 3 sampai 4 hari saja. Itulah masalah yang sering dialami oleh penghobi saat membeli kutu air. Tetapi ada beberapa cara dapat kamu lakukan agar kutir dapat bertahan lebih lama. Dibawah ini ada cara cara agar kutu air bisa bertahan lama.

1. Menggunakan Air Kolam

Menggunakan Air Kolam

Cara pertama yaitu dengan menggunakan air kolam ikan. Jika disekitar rumahmu ada yang memelihara lele atau sejenisnya, maka kamu bisa menggunakan air tersebut untuk kehidupan kutir agar bertahan lama. Hal tersebut disebabkan karena air berasal dari kolam sudah mengandung makanan untuk kutu air. Dengan begitu maka kutu air bisa bertahan lebih lama karena adanya makanan.

2. Menggunakan Campuran Fermipan

Menggunakan Campuran Fermipan

Cara kedua yaitu dengan mencampurkan fermipan kedalam wadah kutu air. Untuk cara pemakaiannya yaitu cukup larutkan fermipan pada botol berisi air bersih dan tuangkan kedalam wadah kutu air. Fermipan ini dapat dijadikan untuk makanan kutir sehingga kutu air bisa bertahan lama. Namun kamu harus menambah fermipan kembali saat air sudah mulai jernih.

3. Menggunakan Aerator

Menggunakan Aerator

Cara ketiga yaitu dengan bantuan aerator. Kamu dapat menggunakan bantuan aerator untuk kutir agar bisa bertahan lebih lama. Karena dengan menggunakan aerator maka makanan pada air tersebut tidak mengendap dibawah dan akan terus berputar. Sehingga semua kutu air bisa mendapatkan makanan secara merata.

4. Memakai Air Bekas Cacing Sutra

Memakai Air Bekas Cacing Sutra

Pastinya para penghobi juga menggunakan cacing sutra sebagai pakan bukan? Nah saat cacing sutra sudah banyak yang mati sebaiknya jangan dibuang. Karena kamu dapat digunakan untuk kehidupan kutir agar bisa bertahan lama. Namun dengan menggunakan cara ini kamu akan mencium bau busuk berasal dari air cacing sutra tersebut. Jadi sebaiknya lakukan cara ini diluar rumah agar bau busuk tidak terlalu menyengat.

5. Memakai Wadah Yang Besar

Memakai Wadah Yang Besar

Cara terakhir yaitu dengan menempatkan kutu air di wadah besar. Dengan menggunakan wadah besar maka kutu air dapat bergerak dengan bebas dan tidak kehabisan oksigen. Kamu bisa menggunakan ember besar atau kolam berukuran 1 meter saja sudah cukup.

Kesimpulan

Begitulah cara cara agar kutu air bisa bertahan lama versi cupangbetta.id. Namun jika kamu memiliki cara sendiri tidaklah masalah karena setiap orang memiliki pendapat berbeda-beda. Dengan menggunakan cara yang sudah kami jelaskan maka kutir bisa bertahan lebih lama hingga 7 hari. Sekian dan semoga artikel ini bisa membantu kamu semua.

Malik

Seorang Penghobi dan Peternak Cupang Yang Ingin Membagikan Pengalaman Budidaya Cupang Kepada Para Pengunjung Website Ini.

Tinggalkan komentar