Cara Menetaskan Artemia Tanpa Aerator

Cara Menetaskan Artemia Tanpa Aerator

Cara Menetaskan Artemia Tanpa Aerator – Seperti yang kamu ketahui bahwa cupang ialah ikan hias yang saat ini sedang naik daun. Banyaknya orang menyukai ikan ini yaitu karena memiliki corak warna saat indah di tubuh dan ekornya.

Selain corak warnanya, perawatan cupang juga cukup mudah. Cukup memberi makan dengan teratur serta menjaga kebersihan air dan kebutuhan lainnya. Sebab jika hal tersebut kamu abaikan maka dapat membuat cupang menjadi jatuh sakit. Untuk mengetahui penyakitnya, kamu dapat membuka artikel OBAT IKAN CUPANG SAKIT agar mengetahui jenis-jenis penyakit beserta obatnya.

Sekarang ini juga sudah banyak membudidayakan cupang sehingga mengeluarkan jenis-jenis baru. Namun sebagian breeder merasa kebingungan karena sering kali stok makanan burayak habis. Salah satu makanan burayak yaitu artemia. Nah artemia ini tidak bisa didapatkan breeder setiap saat sehingga para breeder harus menetaskan artemia sendiri.

Biasanya orang menetaskan telur artemianya dengan menggunakan aerator, tetapi kamu juga bisa menetaskan telur artemianya tanpa bantuan dari aerator. Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan bagaimana cara cara menetaskan artemia tanpa aerator. Untuk penjelasannya simak ulasan kami dibawah ini.

Cara Menetaskan Artemia Tanpa Aertor

Artemia merupakan salah satu makanan burayak yang masih berumur 4 hari sampi 14 hari. Bentuknya yang kecil membuat artemia sangat cocok dijadikan pakan burayak. Memang ada beberapa orang menjual artemia dalam keadaan hidup, namun artemia tidak bisa didapatkan setiap harinya. Maka dari itu kamu harus menyiapkan artemia sendiri dengan cara membeli telur artemia dan menetaskannya. Untuk menetaskan artemia ini kamu bisa menggunakan bantuan aerator, namun jika tidak mempunyai aerator bukan berarti kamu tidak bisa menetaskan artemia tersebut. Ada beberapa cara cara dapat dilakukan agar dapat menetaskan artemia tanpa menggunakan bantuan aerator. Dibawah ini ada cara cara yang dapat dilakukan agar bisa menetaskan aertemia tanpa menggunakan aerator.

1. Siapkan Wadah Berisi Air

Siapkan Wadah Berisi Air

Cara pertama yaitu harus menyiapkan wadah yang sudah berisikan air endapan. Gunakan wadah yang tidak terlalu kecil agar saat artemia menetas bisa bergerak leluasa dan tidak kehabisan oksigen.

2. Berikan Garam Laut

Berikan Garam Laut

Setelah menyiapkan wadah berisikan air, cara berikutnya yaitu masukkan garam laut kedalam wadah yang berisi air. Untuk takaran, berikan garam laut hingga air menjadi asin seperti air laut dengan cara mencicipi air tersebut.

3. Tuangkan Telur Artemia

Tuangkan Telur Artemia

Cara terakhir yaitu tuangkan telur artemia. Kamu bisa mendapatkan telur artemia pada toko ikan hias terdekat. Tuangkan setengah sendok makan artemia kedalam campuran air dan garam. Setelah itu tenggelamkan telur tersebut menggunakan sendok agar dapat menetas.

Dengan menggunakan cara cara tersebut, maka akan dipastikan telur artemia dapat menetas tanpa harus menggunakan aerator dan tanpa peralatan lainnya. Namun untuk artemia yang dihasilkan tanpa aerator akan lebih sedikit dibandingkan menggunakan aerator. Dalam waktu 24 jam maka sedikit demi sedikit telur artemia akan menetas. Jika artemia sudah habis, kamu hanya perlu menambah lagi telur artemia kedalam wadah tersebut tanpa harus mengganti airnya. Untuk pergantian air dapat dilakukan selama 1 bulan sekali. Ini merupakan salah satu cara menetaskan telur artemia tanpa aerator yang sering para breeder gunakan.

Kesimpulan

Seperti itulah penjelasan yang dapat kami sampaikan mengenai cara cara menetaskan telur artemia tanpa bantuan aerator. Dengan menggunakan cara menetaskan artemia tanpa aerator ini maka akan dipastikan tidak akan kehabisan pakan burayak. Cara cara ini dapat dilakukan jika stok makanan burayak susah didapatkan. Namun pada umur 1 bulan burayak harus diganti pakannya dengan menggunakan kutu air atau makanan lainnya. Mungkin seperti itu informasi yang dapat cupangbetta.id sampaikan mengenai cara menetaskan artemia tanpa aerator dan semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu semua.

Malik

Seorang Penghobi dan Peternak Cupang Yang Ingin Membagikan Pengalaman Budidaya Cupang Kepada Para Pengunjung Website Ini.

Tinggalkan komentar